Satu Lagi Wanita Momen Sejarah dan Signifikansinya
Koran Tasikmalaya – Satu Lagi Wanita Catherine Connolly, seorang politisi independen dari Irlandia, secara resmi terpilih sebagai Presiden ke-10 Republik Irlandia.
Ia memperoleh 63% lebih dari suara pilihan pertama dalam pemilihan presiden, jauh mengungguli pesaing utama dari partai arus utama.
Dengan terpilihnya ia, ia menjadi wanita ketiga yang menduduki jabatan kepala negara Irlandia setelah Mary Robinson dan Mary McAleese.
Meskipun jabatan Presiden di Irlandia bersifat sebagian besar seremonial, kemenangan Connolly mempunyai nilai simbolis yang kuat: menandai pergeseran ke arah figur independen-kiri (left-leaning) dalam lanskap politik Irlandia.
B. Latar Belakang & Karier Politik
Catherine Martina Ann Connolly lahir di Galway, Irlandia pada Juli 1957.
Pendidikan: ia meraih gelar Master dalam Psikologi Klinis dari Universitas Leeds, dan kemudian menempuh pendidikan hukum di Universitas Galway serta menjadi barrister (pengacara) pada tahun 1991.
Memulai karier publik:
Anggota dewan kota (Galway City Council) sejak 1999.
Wali kota (Mayor) Galway pada tahun 2004-2005.
Terpilih sebagai anggota Dáil Éireann (parlemen Irlandia) untuk konstituensi Galway West sejak 2016.
Sebelum pemilihan presiden, ia menjabat Leas-Cheann Comhairle (wakil ketua parlemen) — posisi penting dalam prosedur legislatif.
Baca Juga: AKHIRNYA Raisa dan Hamish Daud Buka Suara, Ambil Keputusan Bersama Bercerai
C. Satu Lagi Wanita Capaian dalam Pemilihan Presiden 2025
Ia mencatat 914.143 suara pilihan pertama — angka terbesar yang pernah dicapai dalam pemilihan presiden di Irlandia hingga saat ini.
Kemenangan itu diraih ketika ia didukung oleh beragam partai kiri dan independen, termasuk Sinn Féin, Labour Party (Ireland), dan Social Democrats (Ireland).
Turn-out pemilih dalam pemilihan ini tercatat sekitar 46% dari pemilih yang memenuhi syarat — tergolong rendah dalam sejarah demokrasi Irlandia.
D. Agenda & Fokus Utama Kepresidenannya
Meskipun jabatan presiden di Irlandia memiliki keterbatasan kekuasaan eksekutif, Connolly sudah mengumumkan beberapa prioritas yang akan ia angkat:
“Inclusive president for all” — ia berjanji menjadi presiden yang mencakup semua lapisan masyarakat, tidak hanya mereka yang selama ini memiliki suara besar.
Memperkuat identitas Irlandia, termasuk bahasa Irlandia (Gaeilge) dan nilai-nilai demokrasi yang terbuka terhadap keberagaman.
Menjadi suara untuk perdamaian, netralitas dan tindakan nyata terhadap perubahan iklim — misalnya ia menyebut bahwa ia akan “be a voice … that articulates the existential threat posed by climate change”.
Ia juga dikenal karena pandangannya kritis terhadap kebijakan luar negeri tertentu, terutama terkait konflik di Gaza dan sikap terhadap pakta militer seperti NATO.
E. Makna & Implikasi
E.1 Makna internal Irlandia
Kemenangan Connolly mencerminkan kejenuhan publik terhadap partai-arahan arus utama (centre-right) dan keinginan untuk perubahan dalam gaya kepemimpinan.
Sebagai wanita ketiga yang memegang jabatan ini, ia melanjutkan tradisi inklusivitas gender dalam kepemimpinan Irlandia — menegaskan bahwa posisi tertinggi negeri tidak hanya milik pria.
E.2 Satu Lagi Wanita Makna bagi peran wanita dalam politik global
Untuk Indonesia dan negara-lain, ini bisa menjadi inspirasi bahwa tokoh wanita dari latar belakang independen pun bisa naik ke posisi negara tertinggi.
E.3 Tantangan ke depan
Meskipun memiliki mandat publik yang kuat, Connolly akan menghadapi tugas tidak ringan — termasuk membangun kepercayaan dengan berbagai kekuatan politik, menjaga kewibawaan jabatan presiden yang sebagian besar bersifat simbolik, dan menjaga stabilitas politik.
F. Kesimpulan
Kemenangan Catherine Connolly sebagai Presiden Irlandia adalah gabungan dari pengalaman panjang, visi politik yang inklusif, serta gelombang keinginan publik akan perubahan. Meskipun jabatan yang ia pegang memang lebih bersifat simbolik dibandingkan posisi perdana menteri, namun makna simbolis dan arah yang ia bawa dapat memiliki pengaruh nyata dalam budaya politik Irlandia dan bahkan memberikan inspirasi global.












