Tasikmalaya – Hujan Deras yang mengguyur Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu malam (23/11/2025) memicu longsor di Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya. Longsoran tanah menimpa satu rumah warga dan mengancam dua rumah lainnya.
Ketua Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyampaikan bahwa seluruh warga selamat dari kejadian tersebut. Dua kepala keluarga tetap merasakan dampak longsor meski tidak mengalami luka.
Baca Juga: DPRD Tasikmalaya Apresiasi Penertiban Tambang Ilegal dan Dorong Reklamasi Lingkungan
“Alhamdulillah tidak ada korban. Satu rumah terkena longsor dan dua rumah berada dalam kondisi rawan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Setelah kejadian, tim Tagana Dinas Sosial PPKBP3A, aparat desa, dan masyarakat setempat langsung melakukan assessment di lokasi. Mereka mengecek kondisi rumah terdampak dan menentukan langkah penanganan yang harus dilakukan segera. Seluruh petugas juga memastikan warga berada di tempat aman.
“Kami terus memantau kondisi warga dan memastikan keselamatan mereka,” kata Jembar.
Dengan curah hujan deras tinggi yang disertai angin kencang, Jembar mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga meminta warga yang tinggal di area rawan untuk segera mengungsi jika hujan berlangsung lebih dari tiga jam.
Selain itu, Tagana menguatkan koordinasi dengan KSB di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. KSB bertugas memantau kondisi lingkungan, memberikan laporan cepat, dan mengedukasi warga tentang langkah mitigasi.
“Kami ingin semua warga memahami cara menghadapi ancaman bencana agar mereka bisa bergerak lebih cepat saat kondisi darurat,” jelasnya.












