BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan di Pulau Jawa hingga Sumatera Terjadi Januari 2026
Koran Tasikmalaya — BMKG Prediksi Puncak Musim memprediksi bahwa puncak musim hujan di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera akan terjadi pada Januari 2026. Masyarakat di kedua pulau tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi curah hujan yang tinggi dalam beberapa minggu mendatang, yang bisa menyebabkan bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
Dalam pernyataan resminya, BMKG menjelaskan bahwa saat ini, Indonesia sedang memasuki periode musim hujan, yang umumnya berlangsung dari Oktober hingga Maret setiap tahun. Namun, puncak musim hujan yang diperkirakan pada Januari 2026 dapat membawa dampak yang cukup signifikan, terutama bagi wilayah-wilayah yang rawan bencana alam.
Puncak Musim Hujan: Curah Hujan Meningkat Signifikan
Hadi Sucipto, Kepala BMKG, mengungkapkan bahwa wilayah-wilayah seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya di Pulau Jawa, serta Medan, Padang, dan Palembang di Sumatera, berpotensi menjadi daerah dengan curah hujan tertinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan banjir dan longsor. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu aktivitas sehari-hari,” kata Hadi Sucipto dalam konferensi pers, Selasa (29/12/2025).
Baca Juga: 7 Bank di Indonesia Bangkrut Sepanjang 2025
Penyebab Puncak Musim Hujan
Selain itu, pengaruh angin monsun Asia juga memperbesar intensitas hujan, khususnya di wilayah barat Indonesia.
Bencana yang Berpotensi Terjadi
BMKG mengingatkan bahwa curah hujan yang tinggi selama puncak musim hujan dapat berisiko memicu berbagai bencana alam. Beberapa potensi bencana yang perlu diwaspadai antara lain:
-
Banjir: Wilayah-wilayah dataran rendah dan kawasan perkotaan dengan saluran drainase yang buruk berisiko tinggi terkena banjir bandang. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan sungai meluap dan genangan air di jalan-jalan utama.
-
Longsor: Wilayah-wilayah pegunungan atau perbukitan, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat, berisiko terkena longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi. Penduduk yang tinggal di kawasan rawan longsor diminta untuk menghindari wilayah tersebut selama puncak musim hujan.
-
Angin Kencang dan Puting Beliung: Selain hujan deras, BMKG juga memperingatkan kemungkinan terjadinya angin kencang dan puting beliung, yang berpotensi merusak bangunan, pohon, dan infrastruktur lainnya, terutama di kawasan pesisir.
Persiapan Menghadapi Puncak Musim Hujan
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk melakukan persiapan dini dalam menghadapi puncak musim hujan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
-
Pembersihan saluran air untuk mencegah banjir, terutama di area yang rawan genangan air.
-
Pemantauan rutin terhadap prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, terutama di daerah-daerah yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat.
-
Evakuasi dini bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau banjir jika kondisi cuaca sudah sangat ekstrem.
-
Penguatan bangunan dan infrastruktur yang rentan terhadap angin kencang atau hujan deras.
BMKG Prediksi Puncak Musim Peran Masyarakat dalam Menghadapi Musim Hujan
Masyarakat juga diminta untuk lebih proaktif dalam menghadapi musim hujan.












