Negara Teluk Murka Nilai AS Gagal Lindungi dari Serangan Iran
Koran Tasikmalaya – Negara Teluk Disebut Murka Beberapa negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menyatakan kekecewaan mereka kepada Pemerintah Amerika Serikat karena merasa tidak mendapatkan perlindungan cukup saat menghadapi serangan balasan Iran di wilayah mereka. Menurut laporan sejumlah pejabat, serangan dengan drone dan rudal Iran menghantam negara‑negara seperti UEA, Qatar dan Kuwait sebagai dampak konflik yang lebih luas setelah operasi militer bersama AS dan Israel.
Para pemimpin Gulf mengeluhkan bahwa AS tak memberikan peringatan sebelumnya, sehingga banyak negara Teluk terpapar serangan tanpa kesiapan penuh. Mereka juga menilai fokus pertahanan AS lebih untuk melindungi pasukan AS dan Israel daripada instalasi militer di Teluk.
Frustrasi Teluk Melonjak, AS Dituding Gagal Lindungi Mitra dari Iran
Negara‑negara Teluk seperti Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA menyuarakan frustrasi karena merasa kurang diperhatikan oleh AS dalam menghadapi serangan balasan Iran. Mereka mengatakan sebagian besar sistem pertahanan udara telah terkuras, bahkan stok interceptor menipis karena banyak serangan yang diluncurkan tanpa peringatan awal.
Situasi ini memicu kemarahan karena kedua belah pihak tetap menanggung tekanan geopolitik yang sangat besar.
Baca Juga: Arab Saudi Menutup Aramco Kilang Minyak Terbesarnya Setelah Serangan
Negara Teluk Merasa Diabaikan AS di Tengah Gelombang Serangan Iran
Ketegangan di kawasan Teluk terus meningkat setelah serangkaian serangan Iran menyasar wilayah Arab di kawasan tersebut. B
Kemarahan ini bukan hanya soal perlindungan udara, tetapi juga terkait respons diplomatik AS yang dianggap kurang mengakomodasi kekhawatiran negara‑negara pelindungannya. Ketidaksiapan ini menjadikan Teluk semakin berpikir ulang soal strategi keamanan jangka panjang dan ketergantungan pada AS.
Negara Teluk Disebut Murka AS Dikritik Soal Perlindungan dari Serangan Iran
Para pemimpin Teluk Arab memprotes pendekatan AS dalam konflik yang melibatkan Iran. Sebagai akibatnya, beberapa negara kini mempertimbangkan strategi keamanan yang lebih mandiri daripada sekadar bergantung pada aliansi dengan AS.
Ketegangan di Teluk Meningkat, Kritik pada AS soal Perlindungan dari Iran Mencuat
Serangan Iran yang menyasar negara‑negara Teluk dalam balasan konflik yang lebih luas menimbulkan kritik tajam terhadap AS












