Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Jusuf Hamka Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Trump: Jangan Suudzon

Jusuf Hamka Dukung RI
Skintific

Jusuf Hamka Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Trump: Jangan Suudzon

Koran Tasikmalaya – Jusuf Hamka Dukung RI Pengusaha dan tokoh masyarakat Jusuf Hamka mengungkapkan dukungannya terhadap rencana Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang digagas oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurutnya, bergabung dengan dewan tersebut akan memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memainkan peran yang lebih besar dalam percaturan perdamaian dunia. Jusuf Hamka juga menekankan pentingnya untuk tidak terburu-buru mencurigai niat baik dari langkah diplomasi internasional ini, dan mengajak masyarakat untuk menghilangkan sikap suudzon (berprasangka buruk) terhadap niat pemerintah.

Peran Indonesia dalam Diplomasi Global

Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan salah satu kekuatan ekonomi utama di Asia, Indonesia memiliki posisi strategis dalam menciptakan perdamaian global. Dia menambahkan bahwa negara-negara besar seharusnya melihat Indonesia sebagai mitra yang dapat membantu memfasilitasi perdamaian di kawasan Asia Tenggara dan lebih luas lagi.

Skintific

“Bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump adalah langkah strategis yang bisa memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional. Ini adalah peluang untuk berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan stabil. Jangan cepat-cepat menilai bahwa ini adalah sesuatu yang negatif atau hanya berfokus pada politik internasional semata,” ujar Jusuf Hamka dalam sebuah wawancara di Jakarta, Jumat, 2 Februari 2026.

 menurut Hamka, dapat menggunakan posisi ini untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang, serta terus menyuarakan pentingnya prinsip non-intervensi dan kedaulatan negara.Sakit Hati' Lama Terbongkar di Pengadilan, Jusuf Hamka: Saya Dizalimi Hary  Tanoe

Baca Juga: 7 Orang Meninggal dalam 45 Bencana di Jateng pada Awal 2026

Jusuf Hamka Dukung RI Mengapa Jangan Suudzon?

Ia berpendapat bahwa dalam dunia diplomasi, dialog dan kerja sama antara negara-negara besar dan berkembang adalah hal yang penting untuk mencapai kestabilan global.

“Jangan kita selalu menganggap segala hal yang datang dari negara besar seperti Amerika Serikat itu buruk. Dalam diplomasi, kita harus bisa melihat peluang dan manfaatnya untuk Indonesia. Jika kita terus-menerus berpikir negatif, kita bisa kehilangan kesempatan untuk berperan lebih aktif dalam menentukan arah perdamaian dunia,” ujar Hamka.

Selain itu, Hamka juga mengingatkan bahwa Indonesia harus mengedepankan prinsip-prinsip kebijakan luar negeri yang sudah ada, seperti bebas aktif, non-blok, dan perdamaian dunia. “Kita harus tetap konsisten pada prinsip luar negeri Indonesia, tetapi juga harus fleksibel dan tidak menutup diri terhadap peluang baru yang bisa membawa manfaat,” tambahnya.

Dewan Perdamaian Trump: Kritik dan Tantangan

Beberapa kalangan mengkritik dewan tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk mengontrol jalannya perdamaian dunia dengan kepentingan tertentu, terutama setelah masa pemerintahannya yang penuh kontroversi. Beberapa pihak juga mengkhawatirkan bahwa dewan ini bisa menjadi alat untuk melancarkan diplomasi Amerika yang lebih dominan.

Namun, di sisi lain, ada juga yang melihat inisiatif ini sebagai kesempatan untuk membuka dialog lebih luas antara negara-negara besar, termasuk China, Rusia, dan negara-negara Eropa. Mereka berpendapat bahwa dengan adanya ruang diskusi dan forum internasional, potensi penyelesaian konflik besar seperti yang terjadi di Timur Tengah, Korea Utara, dan Ukraina bisa lebih mudah tercapai.

Skintific