Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia Berlaku di 8 Negara ASEAN Mulai 1 Juni 2025

Skintific

Kemudahan Berkendara di ASEAN: SIM Indonesia Kini Diterima di Delapan Negara

Koran Tasikmalaya- Mulai 1 Juni 2025, Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia yang diterbitkan oleh Korlantas Polri kini dapat digunakan di delapan negara ASEAN. Kebijakan ini merupakan langkah maju dalam kerja sama antarnegara di Asia Tenggara, yang mengacu pada perjanjian ASEAN Mutual Recognition of Driving Licence yang telah ada sejak 1985. Dengan adanya pengakuan ini, pengemudi Indonesia dapat lebih leluasa berkendara di negara-negara tetangga, yang mencakup: Thailand, Laos, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Myanmar, Malaysia, dan Singapura.

Desain Baru SIM untuk Kemudahan Identifikasi

Sebagai bagian dari kebijakan ini, SIM Indonesia juga mengalami perubahan desain untuk memudahkan identifikasi oleh aparat luar negeri. SIM A kini menampilkan logo mobil, sedangkan SIM C dilengkapi dengan logo motor. Desain baru ini bertujuan untuk memperjelas jenis kendaraan yang diizinkan untuk dikemudikan oleh pemegang SIM. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan pengemudi Indonesia dapat lebih mudah dikenali dan diakui saat berkendara di luar negeri.

Skintific

Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap negara memiliki ketentuan tambahan terkait penggunaan SIM Indonesia. Di Singapura, misalnya, SIM Indonesia hanya berlaku maksimal selama 12 bulan. Setelah periode tersebut, warga negara Indonesia yang ingin terus mengemudi di Singapura diwajibkan untuk memiliki SIM lokal. Hal ini menunjukkan pentingnya memahami regulasi yang berlaku di negara tujuan agar tidak mengalami kesulitan saat berkendara.

Kebijakan SIM di Malaysia dan Persyaratan Internasional

Sementara itu, di Malaysia, sejak 2018 diberlakukan kebijakan yang mengharuskan pengemudi asing untuk memiliki SIM Internasional dan SIM domestik yang masih aktif. Tanpa SIM Internasional, warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia dapat mengajukan permohonan SIM Malaysia melalui Institut Mengemudi setempat. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas di negara tersebut.

Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia Berlaku di 8 Negara ASEAN Mulai 1 Juni 2025
SIM Indonesia Berlaku di 8 Negara ASEAN Mulai 1 Juni 2025

Baca Juga : Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

SIM Internasional: Cakupan yang Lebih Luas

Berbeda dengan SIM domestik, Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional Indonesia memiliki cakupan yang jauh lebih luas. Berdasarkan Konvensi Wina 1968 tentang Lalu Lintas Jalan yang telah diratifikasi oleh 92 negara, SIM Internasional Indonesia diakui di hampir 100 negara di seluruh dunia. Beberapa negara yang menerima SIM Internasional antara lain: Austria, Belgia, Brasil, Mesir, Hungaria, Arab Saudi, Pakistan, Afrika Selatan, Portugal, dan Uzbekistan.

SIM Internasional ini diterbitkan berdasarkan Annexe 7 Konvensi PBB, yang merupakan penyempurnaan dari Geneva Convention 1949 dan Paris Convention 1926. Dengan demikian, SIM Internasional menjadi solusi terbaik bagi warga negara Indonesia yang sering bepergian atau tinggal di luar negeri. Ini memberikan kemudahan bagi mereka untuk berkendara tanpa harus menghadapi kesulitan administratif yang rumit.

Kesimpulan: Mematuhi Peraturan Lalu Lintas

Dengan kebijakan baru ini, pengemudi Indonesia kini memiliki kemudahan lebih saat berkendara di luar negeri, baik dengan SIM domestik di kawasan ASEAN maupun SIM Internasional untuk lintas benua. Namun, sangat penting untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku di negara tujuan. Setiap negara memiliki regulasi yang berbeda, dan memahami hal ini akan membantu pengemudi Indonesia untuk menikmati pengalaman berkendara yang aman dan nyaman di luar negeri.

Dengan adanya pengakuan ini, diharapkan hubungan antarnegara di kawasan ASEAN semakin erat, dan mobilitas masyarakat dapat meningkat. Semoga kebijakan ini membawa manfaat bagi semua pengemudi Indonesia yang ingin menjelajahi negara-negara tetangga dengan lebih mudah dan aman.

Skintific